LAPORAN PENGELOLAAN SURVEI KEPUASAN MASYARAKAT (SKM) MAN SIDENRENG RAPPANG TAHUN 2025
Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) merupakan instrumen penting dalam rangka mengukur tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan yang diberikan oleh satuan kerja pemerintah, termasuk satuan pendidikan madrasah. MAN Sidenreng Rappang sebagai lembaga pendidikan di bawah Kementerian Agama memiliki kewajiban untuk memberikan pelayanan pendidikan yang bermutu, transparan, dan akuntabel kepada masyarakat.
Pelaksanaan SKM ini bertujuan untuk memperoleh gambaran objektif mengenai persepsi masyarakat/orang tua/wali siswa terhadap kualitas layanan pendidikan di MAN Sidenreng Rappang serta sebagai bahan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan.
1. Waktu dan Media Survei
Survei dilaksanakan pada Tahun 2025 dengan menggunakan media Google Form sehingga memudahkan responden dalam pengisian serta mempermudah pengelolaan data.
2. Responden
Jumlah responden dalam survei ini sebanyak 54 responden, yang terdiri dari masyarakat/orang tua/wali siswa/guru dan staf dengan karakteristik sebagai berikut:
- Jenis kelamin: Laki-laki (61,1%) dan Perempuan (38,9%);
C. HASIL SURVEI DAN ANALISIS
1. Kompetensi Siswa
Sebagian besar responden menilai kompetensi siswa setelah mengikuti pendidikan di MAN Sidenreng Rappang berada pada kategori Baik (63%) dan Sangat Baik (33,3%). Hal ini menunjukkan bahwa proses pembelajaran berjalan dengan efektif dan mampu meningkatkan pengetahuan serta keterampilan siswa.
2. Sikap dan Akhlak Siswa
Penilaian terhadap perkembangan sikap dan akhlak siswa menunjukkan hasil yang sangat positif, dengan 46,3% responden menyatakan Sangat Baik dan 53,7% Baik. Ini menandakan keberhasilan madrasah dalam pembinaan karakter dan nilai-nilai keislaman.
3. Disiplin Siswa
Tingkat disiplin siswa dinilai Sangat Baik (50%) dan Baik (44,4%). Hal ini mencerminkan keberhasilan penerapan tata tertib dan pembiasaan disiplin di lingkungan madrasah.
4. Keterjangkauan Biaya Pendidikan
Sebagian besar responden menilai keterjangkauan biaya pendidikan berada pada kategori Cukup (59,3%), Baik (29,6%), dan Sangat Baik (9,3%). Hasil ini menunjukkan bahwa biaya pendidikan relatif terjangkau, namun masih perlu upaya peningkatan persepsi masyarakat.
5. Transparansi Biaya Pendidikan
Transparansi biaya pendidikan dinilai Baik (63%) dan Sangat Baik (35,2%), yang menunjukkan pengelolaan keuangan madrasah telah dilaksanakan secara terbuka dan dapat dipahami oleh masyarakat.
6. Media Komunikasi Sekolah
Media komunikasi antara pihak sekolah dengan orang tua memperoleh penilaian Baik (66,7%) dan Sangat Baik (31,5%), menandakan bahwa informasi dan komunikasi berjalan dengan efektif.









Tinggalkan Balasan