Baranti (Humas MAN Sidrap) — Menyongsong tantangan akademik Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang semakin dekat, pelaksanaan upacara bendera MAN Sidenreng Rappang pada Senin (19/10/2026) menjadi momentum strategis bagi pembina upacara untuk menyampaikan arahan krusial terkait kesiapan belajar dan manajemen waktu siswa.
Pelaksanaan upacara bendera mingguan di lingkungan MAN Sidenreng Rappang pada Senin, 19 Oktober 2026, berlangsung dengan tertib, khidmat, dan penuh kedisiplinan. Kegiatan yang dipusatkan di lapangan utama madrasah ini diikuti secara serentak oleh seluruh unsur civitas akademika, mulai dari murid kelas X, XI, dan XII, dewan guru, hingga staf pegawai.
Bertindak sebagai pelaksana upacara pada pekan ini adalah siswa-siswi dari kelas XI C. Penampilan dan ketepatan baris-berbaris para petugas sukses mencerminkan hasil pembinaan intensif yang diberikan oleh wali kelas mereka, Fifi Selvianti H., S.Pd., M.Pd.Gr. Sementara itu, jalannya upacara semakin berwibawa dengan kehadiran Suriani Dahlan, S.E., yang mengemban tugas sebagai pembina upacara.
Dalam amanatnya, Suriani Dahlan, S.E., menyampaikan sejumlah poin penting yang berfokus pada evaluasi kedisiplinan, strategi menghadapi asesmen nasional, serta manajemen waktu secara komprehensif di lingkungan institusi pendidikan. Arahan tersebut disampaikan secara sistematis guna membakar semangat belajar para peserta didik.
Apresiasi Kinerja Petugas Upacara
Poin pertama amanat pembina upacara diawali dengan penyampaian apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh petugas upacara dari kelas XI C beserta wali kelas pembimbing. Konsistensi latihan dan ketegasan komando yang ditampilkan dinilai berhasil menciptakan suasana upacara yang tertib dan membanggakan. Keberhasilan ini sekaligus menjadi tolok ukur positif bagi efektivitas pembinaan karakter kedisiplinan antarkelas di MAN Sidenreng Rappang.
Strategi Menghadapi TKA dan Kesehatan Fisik
Memasuki poin kedua, pembina upacara memberikan penekanan khusus terkait pentingnya persiapan menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA). Seluruh peserta didik, khususnya kelas XII, diingatkan untuk tidak mengandalkan persiapan mendadak, melainkan harus belajar secara konsisten dan terarah.
“Persiapan menghadapi TKA menuntut ketekunan yang konsisten. Perbanyak frekuensi latihan soal-soal latihan secara mandiri maupun terbimbing, kuasai konsep dasar materi, dan yang tidak kalah penting adalah menjaga kesehatan fisik dan mental agar stamina tetap prima hingga hari pelaksanaan,” tegas Suriani Dahlan dalam arahannya.
Optimalisasi Tiga Pilar Waktu di Madrasah
Pada poin ketiga sekaligus penutup amanatnya, pembina upacara menggarisbawahi urgensi manajemen waktu selama berada di lingkungan madrasah. Terdapat tiga dimensi waktu esensial yang harus dikelola dan dijaga secara efektif oleh setiap peserta didik:
-
Waktu Belajar: Harus dimanfaatkan secara optimal baik saat mengikuti proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di dalam ruang kelas maupun dalam kegiatan akademik di luar kelas.
-
Waktu Istirahat: Perlu digunakan secara bijak, efektif, dan efisien untuk memulihkan energi tanpa melanggar aturan tata tertib madrasah.
-
Waktu Ibadah: Menjadi prioritas mutlak yang tidak boleh diabaikan, khususnya pelaksanaan kewajiban sholat fardhu Dhuhur dan Ashar secara berjamaah di masjid kebanggaan madrasah, Masjid Bahrul Ulum MAN Sidenreng Rappang.
Pernyataan Resmi dan Arahan Strategis Kepala Madrasah
Menanggapi suksesnya pelaksanaan upacara bendera serta substansi arahan yang disampaikan kepada para peserta didik, Kepala MAN Sidenreng Rappang, H. Mukhlis Siri, memberikan penegasan tegas selaku pimpinan tertinggi institusi. Beliau menggarisbawahi bahwa kedisiplinan upacara dan ketepatan manajemen waktu adalah fondasi utama dalam melahirkan lulusan madrasah yang berkarakter unggul dan berdaya saing global.
“Upacara bendera bukan sekadar rutinitas formalitas hari Senin, melainkan laboratorium pembentukan karakter, kepemimpinan, dan nasionalisme generasi bangsa. Di MAN Sidenreng Rappang, kami menuntut standar kedisiplinan yang tinggi tanpa kompromi. Seluruh warga madrasah harus bergerak dalam satu komando integritas: tertib dalam belajar, disiplin dalam waktu, dan taat dalam beribadah. Bersama-sama, kita wujudkan madrasah mandiri berprestasi yang siap mengantarkan peserta didik menembus gerbang kesuksesan akademik dan moral.” — H. Mukhlis Siri (Kepala MAN Sidenreng Rappang)





Tinggalkan Balasan